Bau Badan Bisa Pertanda Anda Memiliki Penyakit

Bau Badan Bisa Pertanda Anda Memiliki Penyakit

Bau  yang berasal dari tubuh kita akan sangat mengganggu diri sendiri dan orang lain. Baik itu bau mulut, bau badan, bau ketiak atau bau yang berasal dari kaki. Hal ini tentu membuat kepercayaan diri berkurang. Karena itu mungkin dengan mandi, menggunakan deodoran, dan menggosok gigi dengan pasta gigi mint dapat mengatasi situasi ini. Tetapi dalam kasus lain, hal ini tidak begitu sederhana.

Health 24 melansir, bahwa bau yang berasal dari tubuh dapat memberitahu kondisi tentang kesehatan Anda. Berikut adalah 5 bau badan yang mungkin menandakan masalah serius:

Kotoran yang bau bisa jadi gejala Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa adalah penyakit ketika usus kecil tidak menghasilkan cukup enzim yang disebut laktase dan tidak dapat mencerna laktosa. Jadi usus kecil langsung mengarahkan laktosa ke usus besar tempat bakteri usus memfermentasikan makanan. Hal inilah yang dapat menyebabkan kotoran berbau busuk, kembung, dan bau gas.

Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan urin berbau tajam, seperti bau bahan kimia, kata Jamin Brahmbhatt, MD, seorang ahli urologi di Orlando Health. Hal ini terjadi karena bakteri seperti E. coli masuk ke saluran kemih dan uretra. Kemudian, mereka berkembang biak di kandung kemih dan menyebabkan infeksi

Bau napas asam seperti buah bisa jadi gejala Diabetes

Salah satu komplikasi diabetes yang disebut ketoasidosis diabetik terjadi ketika tubuh kekurangan insulin dan tubuh tidak bisa mengolah gula darah (glukosa). Sebagai pengganti glukosa, tubuh menggunakan lemak yang kemudian hasil proses tersebut menghasilkan senyawa bersifat asam bernama keton. Hal inilah yang dapat meninggalkan bau napas asam seperti buah.

Dampak dari ketoasidosis diabetik bisa jadi masalah serius. Ini bisa membuat Anda muntah dan sering buang air kecil sehingga menyebabkan tubuh Anda kehilangan cairan pada tingkat yang berbahaya.

Menurut American Podiatric Medical Association (APMA) bau kaki disebabkan karena jamur dan bakteri.Hal ini bisa menjadi gejala terkena kutu air. Karena infeksi yang disebabkan jamur bisa membuat kulit kaki kering, kemerahan, dan lecet.

Jika sudah terinfeksi kutu air di kaki dan menggaruknya, itu dapat menular ke bagian tubuh lain ketika menyentuhnya. Jadi, ketika sudah terinfeksi cobalah semprotkan anti jamur di kaki Anda dan karena jamur cenderung berkembang di lingkungan yang lembab, cobalah menggunakan bedak talek untuk menjaga kaki tetap kering.

Bau mulut bisa menjadi gejala Sleep Apnea

Jika Anda memiliki nafas yang bau atau bau mulut bahkan ketika sudah menggosok gigi, hal ini bisa menjadi gejala terkena sleep apnea . Sleep apnea adalah penyakit yang berurusan dengan gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan sering berhenti saat Anda tidur. Seringkali penderita sleep apnea terbangun saat tidur karena kesusahan bernapas.

Sleep apnea juga dapat menyebabkan dengkuran yang berlebihan dan menyebabkan Anda bernapas melalui mulut sepanjang malam. Hal Ini bisa membuat mulut sangat kering dan memungkinkan bakteri untuk berkembang biak dengan lebih mudah, yang merupakan penyebab umum bau mulut, kata Raj Dasgupta, MD, asisten profesor kedokteran klinis di University of Southern California.

Kotoran yang bau bisa jadi gejala Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa adalah penyakit ketika usus kecil tidak menghasilkan cukup enzim yang disebut laktase dan tidak dapat mencerna laktosa. Jadi usus kecil langsung mengarahkan laktosa ke usus besar tempat bakteri usus memfermentasikan makanan. Hal inilah yang dapat menyebabkan kotoran berbau busuk, kembung, dan bau gas.

Infeksi saluran kemih dapat menyebabkan urin berbau tajam, seperti bau bahan kimia, kata Jamin Brahmbhatt, MD, seorang ahli urologi di Orlando Health. Hal ini terjadi karena bakteri seperti E. coli masuk ke saluran kemih dan uretra. Kemudian, mereka berkembang biak di kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

Jadi, jika Anda mengalami salah satu gejala yang telah disebutkan di atas cobalah periksakan ke dokter untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi kepada kesehatan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *