TNI ke Organisasi Papua Merdeka : “Jangan cengeng, baru dapat isu bom, langsung minta bantuan”

TNI ke Organisasi Papua Merdeka : “Jangan cengeng, baru dapat isu bom, langsung minta bantuan”

Tentara Nasional Indonesia (TNI) membantah menggunakan bom dalam memburu kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Kapendam XVII Cendrawasih, Muhammad Aidi, mengatakan pihaknya hanya memakai granat tangan dan pelontar. Dia “berpesan kepada TPNPB-OPM agar tak ciut” menghadapi serangan aparat.

“Granat tangan dan pelontar dimiliki seluruh pasukan infanteri. Tapi yang gembor-gembor melawan TNI siapa? Artinya kalau gitu, harusnya dia (TPNPB-OPM) siap melawan seluruh kekuatan TNI,” ujar Muhammad Aidi kepada BBC News Indonesia, Jumat (14/12).

“Jadi (TPNPB-OPM) jangan cengeng. Baru dapat isu bom, langsung berkoar-koar minta bantuan. Seolah-olah mereka yang teraniaya,” sambungnya.

Meski menggunakan granat, tapi Aidi mengklaim pihaknya belum memberlakukan operasi tempur melawan TPNPB-OPM.

Aparat, kata dia, masih melakukan proses evakuasi terhadap dua pekerja PT Istaka Karya yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Dia mengatakan, setiap kali mencoba mengevakuasi, aparat selalu diserang. Dalam catatannya, empat anggota TNI terkena tembakan, satu di antaranya meninggal.

Selain itu, satu personel Brimob juga mengalami hal serupa.

Pasca insiden pembunuhan pekerja PT Istaka Karya, aparat mendirikan tiga pos gabungan TNI-Polri di Distrik Yigi hingga Mbua. Setiap pos, berisi 30-an personel dari masing-masing kesatuan.

“Pos itu sementara dalam rangka evakuasi dan penindakan hukum.”

Sebelumnya, kelompok TPNPB-OPM menyebut pasukan keamanan Indonesia “menjatuhkan bom menggunakan helikopter di perkampungan warga” Kabupaten Nduga.

Disebutkan, “enam orang meninggal terkena tembakan dan masyarakat yang berada di Distrik Mbua, Yigi, dan Dhal, mengungsi ke hutan”.

“TNI-Polri harus menghentikan operasi militer di Nduga, karena operasi itu mengorbankan masyarakat sipil di wilayah yang dikuasai militer Indonesia,” ujar Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, dalam laporannya kepada media yang disertai sejumlah foto korban tembakan granat aparat, Jumat (14/12).

Jemaat Gereja Kemah Injil terkena tembakan aparat

Pendeta Gereja Kemah Injil, Deserius Adii, menyebut seorang jemaatnya bernama Julianus Tabuni, “meninggal terkena tembakan ketika aparat keamanan” yang mencari kelompok TPN-OPM di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

Berdasarkan informasi dari jemaatnya di Distrik Mbua, “penembakan terjadi ketika jemaatnya sedang menggelar ibadah di halaman gereja”.

“Dari laporan yang saya terima kemarin, ada tiga warga yang dapat tembak. Tapi saya hanya kenal Julianus, jemaat kami. Penyebabnya belum tahu, mungkin salah tembak atau apa,” tukas Deserius Adii saat dihubungi lewat sambungan telepon kepada BBC News Indonesia.

Imbas dari aksi pembunuhan terhadap pekerja PT Istaka Karya dan berlanjut pada pengejaran anggota TPN-OPM, kata Adii, sebagian besar penduduk setempat mengungsi ke hutan.

Ia khawatir dengan kondisi mereka.

“Saya khawatir soal makanan mereka, sebab kalau mereka ke pos TNI nanti dicurigai keluarga TPN-OPM,” imbuhnya.

Informasi lain disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Fritz Ramandey, yang mengatakan “dua warga di Distrik Yigi ditemukan meninggal”.

Namun apa penyebab kematian itu, ia belum bisa memastikan. Berdasarkan laporan anggotanya di lapangan, kemungkinan hal itu berkaitan dengan pengejaran kelompok TPN-OPM oleh aparat.

Sebab, kata Fritz, sebagian warga di Distrik Mbua diketahui mengungsi akibat aksi saling tembak antara aparat dan TPN-OPM.

“Di Mbua ada penembakan tanggal 4 Desember lalu. Helikopter aparat ditembaki, sehingga beberapa warga pergi dari rumahnya,” ujar Fritz Ramandey kepada BBC News Indonesia.

Hanya saja kabar tewasnya warga sipil tersebut diklaim oleh Kapendam XVII Cendrawasih, Muhammad Aidi, sebagai ulah kelompok TPN-OPM yang kerap mengajak masyarakat melawan aparat.

Kata dia, baik TNI maupun Polri tidak akan sembarangan melukai masyarakat, sebab sesuai arahan target serangan adalah kelompok bersenjata.

“Kalau ternyata ada jatuh korban dari sipil, tidak mungkin masyarakat. Pasti kelompok mereka. Karena kami diserang, kami melakukan balas tembakan. Kalau ada yang jatuh korban dan diklaim masyarakat, berarti mereka mengajak masyarakat untuk melakukan penyerangan,” ujar Muhammad Aidi.

Ia juga menyebut warga di Distrik Yigi dan Mbua, yang sebelumnya mengungsi sudah kembali. Bahkan aktivitas sosial dan ekonomi di dua distrik itu berjalan normal.

“Sekarang aktivitas sosial sudah berjalan lancar. Roda ekonomi juga begitu,” jelas Aidi sembari meminta berbagai pihak yang mengetahui adanya warga sipil menjadi korban agar dilaporkan.

“Jadi jangan seakan-akan menuduh aparat keamanan. TNI profesional, kita melindungi rakyat,” imbuhnya.

Komnas HAM minta TNI-Polri tak serampangan

Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Fritz Ramandey, mengatakan sudah berkali-kali menyampaikan kepada Kapolda Papua dan Panglima TNI agar tidak mengabaikan keselamatan warga sipil dalam menindak kelompok TPN-OPM.

Tapi ia ragu permintaan itu akan dilakukan.

Apalagi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, bersikeras tidak akan berunding dengan kelompok bersenjata di Papua yang disebutnya sebagai “kelompok kriminal”.

“Saya tidak akan berdiskusi dengan kriminal. Mereka mau klaim apa tidak akan saya jawab karena pasti gak benar, mereka melakukan suatu propanda, membuat masyarakat resah dan ketakutan. Untuk apa saya jawab! Yang jelas mereka kriminal. Mereka melakukan kejahatan di luar batas kemanusiaan. Ini harus kita lawan!” ujar Wiranto kepada wartawan di Jakarta, pada Selasa (11/12).

Wiranto, kata Fritz, dengan latarbelakang mantan panglima TNI, sudah pasti menggunakan pendekatan militer ketimbang kemanusiaan dalam mengambil keputusan.

“Kalau saya lihat Wiranto, dia punya perspektif sendiri untuk menyelesaikan tindakan-tindakan ini.”

Sumber : BBC.com

Jaga Waktu Berkualitas Dengan Anak Bagi Orang Tua Yang Bekerja, Ini Tipsnya

Jaga Waktu Berkualitas Dengan Anak Bagi Orang Tua Yang Bekerja, Ini Tipsnya

Orang tua sibuk bekerja bukan berarti tidak bisa mendapatkan waktu berkualitas dengan anak. Seringkali, orang tua yang kerja sudah terlalu lelah untuk bermain dengan anaknya saat pulang kerja sehingga tidak memberikan waktu berkualitas dengan anak.

Padahal, waktu berkualitas tidak perlu lama, hanya membutuhkan waktu 15-30 menit setiap harinya.

Psikolog anak Ayoe Sutomo menjelaskan kalau menghabiskan waktu dengan anak tidak perlu mengambil waktu yang banyak.

“Kalau kualitasnya bagus, 15-30 menit itu sudah waktu yang sangat cukup.

Dengan catatan waktunya penuh untuk anak saja,” jelas Ayoe Sutomo, di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Desember 2018.

Orang tua tidak boleh sambil bermain dengan gawai atau sambil bekerja. Menghabiskan waktu berkualitas bukan hanya menghabiskan waktu bersama, tetapi membangun kedekatan yang lebih baik antara orang tua dan anak.

Orang tua harus berinteraksi dan berbincang dengan anak. “Bermain dengan anak itu bukan mengawasi ya. Kadang-kadang orang tua bermain dengan anak itu ya sudah anak main, orang tua kemudian hanya melihat saja. Tidak seperti itu,” lanjut Ayoe Sutomo.

Waktu juga bisa disesuaikan dengan jam biologis anak. Bila anak suka tidur lebih cepat dan bangun pagi, orang tua sebaiknya menghabiskan waktu berkualitas pada pagi hari. Bila anak tidur malam dan bangun siang, bermain dengan anak sebelum dia tidur.

Selain itu, bermain dengan anak juga bisa dilakukan dengan cara kreatif. “Seringkali orang tua memiliki waktu terbatas dengan anak, lalu mau ngapain ya? Akhirnya ya berdua tapi main gadget, itu lagi itu lagi.

Orang tua harus kreatif di waktu tersebut,” tutur Ayoe. Orang tua harus bisa memikirkan cara-cara kreatif untuk bisa meningkatkan kedekatan emosional dengan anak. Bila orang tua bisa melakukan hal tersebut, 30 menit setiap hari sudah cukup untuk menjaga kedekatan emosional yang baik.

Sumber : Tempo.co

Bisakah Berhubungan Seks Jadi Pertolongan Pertama Atasi Migrain?

Bisakah Berhubungan Seks Jadi Pertolongan Pertama Atasi Migrain?

Migrain adalah serangan sakit kepala berulang yang diikuti dengan rasa nyeri yang biasanya parah. Migrain sering membuat Anda tidak berdaya dan biasanya menganggu kegiatan Anda, termasuk saat berhubungan seks. Namun, kabar baiknya, seks bisa membantu Anda meredakan migrain. Simak ulasannya di sini.

Bisakah seks meredakan migrain?

Sebuah penelitian melaporkan bahwa seks dapat meredakan migrain untuk beberapa orang yang memiliki sakit kepala berat. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cephalalgia ini menyatakan bahwa aktivitas seksual dapat menghilangkan rasa sakit akibat migrain atau sakit kepala cluster. Beberapa pasien bahkan melaporkan sering berhubungan seks untuk meredakan sakit kepala.

Penelitian ini dilakukan pada 800 pasien migrain dan 200 pasien sakit kepala cluster. Peneliti membagikan kuesioner tentang pengalaman peserta yang berhubungan seks saat sakit kepala menyerang dan bagaimana seks memengaruhi intensitas nyeri.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada lebih dari sepertiga pasien yang berhubungan seks saat sakit kepala. Dua pertiganya merasa sakitnya berkurang.

Sementara bagi pasien sakit kepala cluster, 40% dari orang yang berhubungan seks saat sakit kepala menyerang melaporkan sakitnya mereda. Namun, memang ada juga yang mengatakan bahwa seks dapat menyebabkan sakit kepala cluster semakin parah.

Hal ini diduga karena selama berhubungan seks, khususnya saat mencapai orgasme, endorfin dilepaskan dari otak. Endorfin adalah penghilang rasa sakit alami yang ada di tubuh. Endorfin ini mematikan rasa sakit migrain.

Dr. Alexander Mauskop dari New York Headache Center menyatakan bahwa endorfin adalah bahan kimia yang mirip opiat, berhubungan dengan perasaan bahagia, positif, dan menyimpan sinyal rasa sakit untuk mencapai otak. Tidak seperti obat pereda nyeri, yang bisa memakan waktu hingga 15 menit untuk meredakan migrain, endorfin bekerja secara instan untuk meredakan migrain sebelum semakin parah.

Tak semua orang akan sembuh dari migrain dengan bercinta

Bagi beberapa pasien migrain, seks justru bisa memicu serangan migrain. Tenaga yang dikeluarkan saat seks memberi tekanan pada punggung dan leher sehingga dapat memicu migrain pada orang yang rentan terhadap sakit kepala.

Dr. Green dari Columbia mengatakan bahwa sakit kepala saat berhubungan seks paling sering dilaporkan pada orang dengan migrain karena memang punya kecenderungan genetik untuk mengalami sakit kepala. Seks dapat menyebabkan tiga jenis sakit kepala yang berbeda, yang semuanya dapat memicu migrain yaitu sakit kepala eksplosif, sakit kepala tegang, dan sakit kepala posisional.

Jenis sakit kepala yang paling sering dipicu oleh seks adalah sakit kepala yang eksplosif (yang meledak-ledak), yang terjadi pada puncak orgasme dengan gejala yang mirip dengan pendarahan otak. Sakit kepala tegang biasanya disebabkan oleh stres fisik maupun emosional, termasuk ketegangan yang dipicu oleh seks. Namun, sakit kepala ini biasanya hilang dalam waktu sekitar 20 menit.

Sakit kepala posisional termasuk sulit untuk didiagnosis. Biasanya sakit kepala ini dialami oleh orang yang baru saja menjalani operasi tulang belakang atau mendapatkan bius epidural. Ini adalah salah satu dari prosedur yang dapat menyebabkan robekan pada selaput yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, yang disebut dura, menyebabkan cairan bocor.

Jika Anda dengan dura robek bangun dari posisi berbaring, kehilangan cairan akan menyebabkan otak kendur, yang akan memicu sakit kepala posisional. Jika Anda berbaring lagi, maka cairan tulang belakang akan menggenang, melindungi otak, dan sakit kepala akan hilang.

Sumber : Okezone.com

Ternyata Masyarakat Indonesia Salah Mengartikan Diet

Ternyata Masyarakat Indonesia Salah Mengartikan Diet

Ingin memiliki tubuh yang langsing dan ideal, tentu menjadi impian bagi banyak orang. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Dibutuhkan komitmen yang kuat untuk mengatur pola makan dan mengubah gaya hidup, yang selama ini kita kenal dengan istilah diet. Sayangnya, diet seringkali disalahartikan sehingga memicu timbulnya paradigma yang salah di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Ahli Nutrisi Indonesia, Jansen Ongko, M.Sc, R.D, mengimbau agar masyarakat tidak tergiur dengan beberapa jenis diet yang tengah booming di media sosial.

“Diet itu konotasinya sekarang sudah negatif. Sedikit makan untuk menurunkan berat badan. Padahal, diet yang baik itu mengonsumsi makanan yang pas dengan porsinya, tidak berlebihan juga tidak dikurang-kurangkan,” tutur Jansen Ongko, di Cikupa, Banten, Jawa Barat, Rabu (12/12/2018).

Lebih lanjut, Jansen menjelaskan, diet juga harus diimbangi dengan olahraga yang rutin. Untuk menurunkan berat badan, yang harus diturunkan itu kadar lemaknya. Proses pembakaran lemak sendiri tidak akan berjalan maksimal jika seseorang hanya mengurangi atau menghindari makanan tertentu.

“Kalau mau menurunkan berat badan untuk orang yang obesitas bukan ngurangin makanannya dulu. Tetapi bakar dulu lemaknya. Saya selalu bilang ke klien saya, ‘Kamu bebas makan apa saja tapi harus olahraga’. Artinya, ‘you just need to eat right,” ungkap Jansen.

Hal ini juga berkaitan dengan asupan gizi dibutuhkan oleh tubuh. Menurut Jansen, sumber gizi utama yang harus dipenuhi adalah protein dan cairan.

Secara garis besar, makro nutrisi seperti air dan protein sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka diet yang selama ini dijalani akan sia-sia.

“Ini berlaku juga untuk orang yang olahraga. Kalau enggak mau makan protein akan susah juga, karena untuk regenerasi sel, menaikkan massa otot, mengembalikan stamina itu membutuhkan protein,” tutupnya.

Sumber : Okezone.com

Salah Satu Penanda Kesuburan Pria Bisa Diketahui Dari Ukuran Penis

Salah Satu Penanda Kesuburan Pria Bisa Diketahui Dari Ukuran Penis

Selama ini, ukuran kejantanan pria dianggap tidak sama dengan kesuburan yang dimilikinya. Namun berdasar sebuah penelitian terbaru, diketahui bahwa ukuran penis pria bisa mempengaruhi kesuburan.

Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian menyebut bahwa seorang pria dengan ukuran penis kecil lebih rentan terkena masalah kesuburan dibanding pria lain. Penelitian itu dilakukan terhadap 800 pria yang mengunjungi klinik kesehatan seksual selama tiga tahun.

Rata-rata, pria yang tak subur memiliki ukuran penis yang lebih pendek dibanding pria yang subur. Pria yang subur rata-rata memiliki panjang penis sekitar 5,27 inci sedangkan pria tak subur memiliki panjang rata-rata penis, 4.92 inci.

“Walaupun perbedaannya tak mencolok, namun secara statistik tetap terdapat perbedaan statistik secara signifikan,” jelas kepala peneliti, dr. Austen Slade dari University of Utah di Salt Lake City.

Akan tetapi, Slade juga menjelaskan bahwa pria yang memiliki penis pendek tak perlu terlalu khawatir tentang kesuburannya mulai sekarang.

“Masih akan diteliti lebih lanjut apakah terpadat perbedaan panjang penis yang dapat memprediksi ketidaksuburan lebih lanjut,” ujarnya.

Penelitian ini bukanlah yang pertama membahas mengenai hubungan antara ukuran penis dengan kesuburan. Sebelumnya, peneliti sudah pernah memeriksa mengenai jarak anogetial atau jarak antara lubang anus dengan kelamin.

Penelitian yang dilakukan pada 2011 tersebut mendapati bahwa pria dengan jarak anogenital lebih pendek dibanding rata-rata yaitu dua inci memiliki peluang tujuh kali lebih besar untuk menderita ketidaksuburan.

Jarak anogenital sendiri tidak semata diukur langsung saja. Terdapat berbagai pertimbangan seperti ukuran tubuh yang juga perlu untuk diperhatikan.

Pada penelitian tahun 2017 diketahui bahwa tingkat kesuburan pria di barat telah menurun hampir separuhnya pada empat dekade terakhir. Walau begitu, para ahli masih belum mengetahui secara pasti penyebab penurunan ini.

Hal lain yang juga harus diingat dari menurunnya kesuburan ini adalah faktor gaya hidup masa kini. Berbagai hal seperti obesitas, peningkatan penggunaan phthalate, dan faktor lain seperti merokok dapat memainkan peran dari peningkatan ketidaksuburan ini.

 

Sumber : Merdeka.com

Wow, Ternyata Wanita Memiliki Stamina Lebih Kuat Dibanding Pria

Wow, Ternyata Wanita Memiliki Stamina Lebih Kuat Dibanding Pria

Pandangan banyak orang bahwa wanita lebih lemah dari pria merupakan hal yang ternyata salah. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa wanita memiliki stamina yang lebih kuat dibanding pria. Hal ini tentu menjelaskan mengapa ibu kita di rumah mampu melakukan pekerjaan rumah tangga setiap hari dari pagi hingga malam dengan kondisi baik-baik saja.

Dilansir dari Independent, penelitian yang dilakukan di University of British Columbia tersebut mengetahui bahwa wanita tidak selelah pria usai melakukan olahraga otot alami. Perbandingan ini dilakukan pada pria dan wanita dengan usia sama dan kemampuan atletik yang sama.

Penelitian ini dilakukan terhadap sembilan pria dan wanita. Mereka diminta untuk menapakkan kaki mereka pada rangkaian sensor secepat mungkin sebanyak 200 kali. Kecepatan, tenaga, serta torsi dari gerakan dan aktivitas elektrik pada otot mereka kemudian dicatat oleh peneliti.

Hasil pencatatan menunjukkan bahwa pria lebih cepat dan bertenaga pada awalnya. Namun untuk selanjutnya, ternyata mereka diketahui lebih cepat lelah dibanding wanita.

Professor Brian Dalton, peneliti dari temuan tersebut mengatakan bahwa hal ini sebenarnya sudah diketahui sejak lama, namun ketika dilakukan penelitian ulang ternyata hasilnya cukup jelas. Wanita memiliki stamina yang jauh lebih kuat dibanding pria.

“Kita telah mengetahui sebelumnya bahwa wanita tidak selelah pria pada tes otot isometris – olahraga statis yang tidak menggerakkan sendi seperti menahan beban. Namun kami ingin mengetahui apakah hal itu juga terjadi pada gerakan sehari-hari yang lebih dinamis,” jelas Dalton.

“Hasil dari penelitian tersebut ternyata tetap yaitu wanita mengungguli pria dengan jarak yang cukup jauh,” sambungnya.

Peneliti mengukur gerakan kaki karena digunakannya otot betis seperti pada kegiatan sehari-hari misalnya berdiri atau berjalan. Walau hanya satu bagian otot yang diteliti, Dalton menyebut bahwa hasil yang sama juga bakal didapati dari daerah lain.

“Kami sudah mengetahui dari penelitian sebelumnya seperti pada lari jelajah gunung, bahwa pria menyelesaikannya lebih cepat namun wanita tidak selelah pria pada lomba tersebut,” jelas Dalton.

“Jika terdapat perlombaan marathon jarak super jauh, maka wanita dipastikan bakal bisa memenanginya,” tandasnya.

Sumber : Merdeka.com

Ini Dampak Buruknya Bila Kedekatan Emosional Orangtua dengan Anak Tidak Terpenuhi

Ini Dampak Buruknya Bila Kedekatan Emosional Orangtua dengan Anak Tidak Terpenuhi

Sibuk dalam rutinitas keseharian dikarenakan berbagai aktivitas dan intensitas penggunaan teknologi seperti telepon genggam dan media sosial kerap kali memengaruhi kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Padahal sesibuk apapun itu, adalah tugas orang tua untuk tetap membangun kedekatan dengan anak.

Kedekatan anak dengan orang tua adalah fondasi penting bagi tumbuh kembang anak, pembentukkan karakter anak, dan akan memengaruhi kecerdasan anak. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang mendapatkan kasih sayang dan dukungan orangtua semasa kecil akan tumbuh menjadi pribadi dengan sikap positif saat ia beranjak dewasa dan begitu pula sebaliknya.

Psikolog anak Ayoe Soetomo menjelaskan bahwa seperti hal nya orang dewasa, anak juga memiliki kebutuhan emosional. “Kebutuhan untuk merasa aman, kebutuhan disayang, dan kebutuhan diakui sangat dibutuhkan anak dari orang tuanya. Tentunya itu semua bisa didapat kalau hubungan antara orang tua dan anak baik,” ujar Ayoe Soetomo yang diwawancarai di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (11/12/2018).

Namun, jika kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak didapatkan dari adanya kedekatan antara orang tua dan anak, apa yang terjadi? Psikolog Ayoe juga mengungkapkan, jika kedekatan emosional antara keduanya tidak terpenuhi, terdapat efek-efek buruk bagi anak dalam proses tumbuh kembangnya.

“Ketika anak tidak pernah dipuji, anak akan merasa dirinya tidak berharga, dan ketika tidak ada yang mengapresiasi maka anak tidak mempunyai penilaian konsep diri terhadapnya sehingga dia tidak memiliki kepercayaan diri dan memiliki kepribadian yang sulit. Padahal orang yang memiliki kepribadian yang fleksibel, percaya diri, dan penuh motivasi yang muncul dari internal maupun eksternal sangat berperan penting terhadap potensi sukses individu kedepannya,” sambungnya.

Maka dari itu, agar efek-efek tersebut tidak terjadi pada buah hati Anda, luangkanlah waktu khusus untuk anak Anda. Ciptakan waktu berkualitas bersama anak dengan rutin, karena kebutuhan dasar anak adalah bisa merasa dekat dan merasakan kasih sayang dari orang tuanya.

Sumber : Okezone.com

Di depan Pasangannya, Ini 5 Perkataan yang Harus Dihindari Oleh Lelaki

Di depan Pasangannya, Ini 5 Perkataan yang Harus Dihindari Oleh Lelaki

Terkadang para lelaki mungkin suka melakukan kebiasaan tanpa sadar yang tidak dianggap baik oleh orang lain. Apalagi kebanyakan orang sering meremehkan perkataan mereka sendiri, dan tidak pernah berpikir sebelum mengucap. Jika hal ini sering dilakukan pada pasanganmu, sangat tidak pantas untuk disebut lelaki sejati.

Pada dasarnya hati wanita memang kuat juga sangat berharga, tetapi tidak selamanya mereka bisa menerima perlakuan juga perkataan yang tidak baik. Bahkan ada beberapa hal yang dikatakan lelaki dapat membuat wanita yang tadinya paling percaya diri seketika berubah merasa dirinya paling buruk.

Para ahli juga pernah mencari tahu tentang perkataan yang membuat wanita menjadi tidak merasa aman, seperti yang dilansir dari The List, Senin (10/12/2018).

Wow, gadis itu sangat seksi

Beberapa lelaki sering meremehkan perkataan ini, mereka pun berpikir hal itu wajar-wajar saja ketika dibicarakan di depan pasangan wanitanya. Christie Tcharkhoutian, ahli terapi perkawinan dan keluarga mengatakan, salah satu hal paling tidak sopan yang dikatakan lelaki di depan wanitanya adalah mengomentari dan meremehkan wanita lain. Itu membuatnya merasa kecil hati dan membuat mereka tidak aman.

Itu ide yang bodoh

Jika sedang melakukan sebuah diskusi, lalu pasanganmu mengatakan hal tersebut, bisa menjadikan sebuah pukulan secara tidak langsung meremehkan ide-ide yang sudah kamu keluarkan. Padahal dia tidak dapat membantumu sama sekali dalam waktu berdiskusi.

Ketika seorang pasangan menegaskan bahwa wanitanya tidak cukup pintar, tanpa sadar hal itu sangat menyakitkan dirinya. Setelah itu wanitamu menjadi tidak merasa aman untuk melakukan sebuah diskusi berdua.

Perkataan lelaki

Membawa kisah masa lalunya yang buruk

Terkadang pasangan lelaki sering sengaja membahas masalah buruk di masa lalu wanitanya, dan diungkapkan sebagai senjata saat berdebat. Sehingga hal itu pun menjadikannya tidak aman dan merasa malu.

Bajumu tidak seksi lagi

Pada awal hubungan baru dimulai, wanita wajar saja menggunakan pakaian tersebut karena untuk memikat hati pasangannya. Tetapi ketika sudah sering bersama, wanita bisa lebih cuek untuk memakai pakaian seksinya.

Ketika pasangan sudah mengomentari pakaian wanitanya, hal itu membuat tidak percaya diri, bahkan seperti tidak diinginkan, karena sudah merasa nyaman dengan pakaiannya saat ini. Jika lelaki menginginka kembali pasangan menggunakan baju seksi demi menumbuhkan gairah, lakukan sambil memujinya, menyuruh jangan sampai menyinggung perasaannya.

Bantu dia merasa lebih aman

Jika kamu seorang lelaki lakukanlah satu cara berikut untuk membantu wanita menjadi merasa aman. Membicarakan hal positif, terutama di depan orang lain, termasuk hal-hal seperti menceritakan kisah menyenangkan atau berbagi kesuksesannya. Semua menunjukkan bahwa kamu sangat bangga dan menghargai wanitamu sendiri.

Sumber : Okezone.com

 

Tak Kalah, Siswa Indonesia Pemakai Teknologi Tertinggi Dunia, Ini 7 Faktanya

Tak Kalah, Siswa Indonesia Pemakai Teknologi Tertinggi Dunia, Ini 7 Faktanya

Penelitian Cambridge International melalui  Global Education Census menunjukan  siswa Indonesia sangat akrab dengan teknologi, bukan hanya media sosial namun juga untuk kebutuhan pembelajaran.

Hasil penelitian yang baru pertama kali dilakukan dan dirilis secara global (13/11/2018) menunjukkan pelajar Indonesia termasuk pengguna teknologi tertinggi di dunia di bidang pendidikan.

Survei Cambridge International yang merupakan bagian dari Universitas Cambridge ini merupakan penelitian global komprehensif pertama membantu memperlihatkan kualitas pendidikan sekolah di seluruh dunia untuk para pelajar berusia 12-19 serta para guru.

Di Indonesia, sebanyak 502 siswa dan 637 guru berpartisipasi dalam survei tersebut.

Hasil studi ini membuktikan bahwa lebih banyak pelajar Indonesia yang menggunakan teknologi di dalam kelas, dibandingkan dengan Pelajar di negara-negara lain, termasuk di negara-negara yang lebih maju.

Berikut 7 fakta siswa Indonesia sebagai pengguna teknologi tertinggi berdasarkan data yang diperoleh dari Cambridge International Indonesia:

1.Pengguna IT tertinggi di kelas Siswa

Indonesia menduduki peringkat tertinggi secara global selaku pengguna ruang IT/komputer (40%) di sekolah.

2. Pengguna desktop tertinggi setelah Amerika

Mereka juga menduduki peringkat kedua tertinggi di dunia dalam penggunaan komputer desktop (54%), setelah Amerika Serikat.

3. Penggunaan smartphone untuk pelajaran dan mengerjakan PR

Lebih dari duapertiga pelajar (67%) di Indonesia menggunakan smartphone di dalam pelajaran kelas, dan bahkan lebih sering untuk mengerjakan pekerjaan rumah (81%).

4. Juga masih menggunakan kertas dan papan tulis

Hasil survei Cambridge International menempatkan siswa Indonesia sebagai pengguna teknologi untuk pendidikan di dunia.(Dok. Cambridge International)

Meski demikian, perangkat tradisional lain seperti pulpen dan kertas masih digunakan oleh para siswa di kelas maupun di rumah sehari-hari, sedangkan papan tulis masih populer digunakan di ruang kelas, seperti yang diungkapkan oleh 90% guru di Indonesia.

5. Pengguna laptop tertinggi dunia

Para pelajar di Indonesia juga berbeda tipis dengan Amerika Serikat sebagai pengguna laptop tertinggi untuk pekerjaan rumah (84%, dibandingkan dengan 85% di Amerika Serikat).

6. Ingin melanjutkan ke pendidikan tinggi

Global Survey Education juga memaparkan cita-cita para siswa Indonesia setelah lulus. Mayoritas siswa (93%) mengungkapkan bahwa mereka ingin melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi.

7. Pilihan terbanyak: dokter dan ilmu komputer

Seperti halnya murid-murid di negara lain, banyak pelajar Indonesia yang ingin menjadi dokter atau dokter gigi (26%). Namun siswa Indonesia ternyata paling banyak tertarik menjadi pengusaha secara global, dimana 7% mengatakan menjadi pengusaha merupakan pekerjaan ideal bagi mereka.

Teknologi juga berperan dalam pilihan karir dan bidang studi siswa Indonesia, dimana 6% mengatakan bahwa mereka bercita-cita menjadi insinyur atau pengembang software, dan 39% mengatakan bahwa mereka mengikuti pelajaran Ilmu Komputer.

Sumber : Kompas.com

Penemuan Gundukan Rayap yang Luasnya Hampir 2 Kali Pulau Jawa

Penemuan Gundukan Rayap yang Luasnya Hampir 2 Kali Pulau Jawa

Salah satu bangunan terbesar dan teraneh di Bumi tersembunyi dari mata dunia. Struktur yang dimaksud adalah 200 juta gundukan rayap yang terkubur di vegetasi Caatinga sebelah timur laut Brasil.

Tak hanya jumlahnya yang fantastis, luas gundukan-gundukan tersebut bahkan hampir setara dengan dua kali luas Pulau Jawa. Sayangnya, hanya sedikit hal yang diketahui dari gundukan-gundukan tersebut selain volumenya yang mencapai 10 kilometer kubik. Gundukan misterius ini pertama kali ditemukan oleh Roy Funch, ahli biologi dari Universidade Estadual de Feira de Santana, Brasil pada awal tahun 1980-an.

“Beberapa penduduk lokal mengira gundukan-gundukan tersebut terbentuk oleh rayap atau semut serta makhluk semacam itu,” ungkap Funch dikutip dari Science Alert, Senin (19/11/2018). “Tetapi bagi banyak orang, gundukan-gundukan itu begitu saja ada di sana -mereka percaya bahwa itu adalah formasi asli buatan Tuhan- karena daerah itu merupakan lahan kering yang sulit digunakan untuk beternak atau bertani yang sering diabaikan,” imbuhnya.

Saat menemukannya, Funch sempat menulis tentang struktur aneh tersebut dalam sebuah majalah sains populer. Tapi, beberapa dekade berikutnya tidak ada ilmuwan yang tertarik dengan gundukan luas itu. Untuk itu, Fuch kembali merilis sebuah makalah tentang struktur besar tersebut pada 2015.

Saat itu, Funch memeprkirakan ada sekitar 90 juta gundukan yang memiliki volume setara dengan 900 Piramida Agung Giza. Sejak saat itu, perkiraan Funch terus direvisi.

gundukan rayap
Gundukan Misterius Ditemukan di Brazil

Dalam investigasi terbaru, peneliti menemukan bahwa jumlah gundukan tersebut bukan 90 juta melainkan berjumlah 200 juta. Volumenya diperkirakan setara dengan 4.000 Piramida Giza. “Orang-orang tidak percaya ukurannya, itu sangat besar… itu benar-benar di luar dugaan,” kata Stephen Martin, penulis utama penelitian ini dari University of Standford, Inggris.

“Gundukan yang kami laporkan dibangun oleh satu spesies rayap,” kata Funch. Dalam laporan penelitian di jurnal Cell Biology, rayap yang membangun gundukan besar nan luas itu adalah Syntermes dirus.

Sampel tanah yang diambil dari beberapa gundukan mengungkap bahwa rayap-rayap tersebut menempati tempat itu antara 690 hingga 3.820 tahun lalu. Ini membuat gundukan ini hampir setua gundukan rayap tertua di dunia yang ada di Afrika.

 

Sumber : Kompas.com