Wow ada Algoritma Instagram 2018 Terbaru

Wow ada Algoritma Instagram 2018 Terbaru

Alogaritma Instagram -Berhubung dengan banyaknya autobot pada Instagram seperti komentar, like, follow & unfollow otomatis untuk meningkatkan engagement, Instagram menerapkan beberapa algoritma baru untuk tahun 2018, algoritma ini memang tidak disampaikan langsung oleh Instagram dihalaman website nya seperti kemunculan fitur terbaru biasanya, hanya saja di di “rumorkan” di help center mereka, sehingga tidak banyak yang tahu algoritma baru ini.

Berikut algoritma terbaru Instagram untuk 2018:

Shadow Banned

Seperti diketahui Instagram banyak terdapat autobot, bagi yang suka balas-balasan komentar supaya engagement naik, sekarang komentar dibawah 4 kata tidak akan dihitung sebagai engagement, bahkan dikategorikan sebagai Shadow Banned oleh Instagram.

  1. Jadi hindari berkomentar seperti “Good”, “Great”, “Mantap”, “Keren” dan lainnya, melainkan komentarlah minimal 4 kata misalnya “wah cantik banget pemandangannya” dan lain sebagainya karena memiliki unsur nilai manusia.
    Tahun lalu sempat tren istilah “Pods”, yaitu sekelompok orang atau komunitas yang sepakat untuk berinteraksi pada sebuah postingan untuk meningkatkan engagement postingan tersebut dengan cara menyukai dan mengomentari ketika postingan tersebut muncul.
  2. Ini dilakukan oleh sekelompok orang yang sudah saling bekerjasama, pada Algoritma baru ini akan disebut Shadow Banned atau dikenal dengan tindakan untuk memblokir pengguna atau konten dari sebuah komunitas online yang bekerjasama menciptakan Comment Ghosting.
  3. Interaction Algoritma Post Exposure

    Sekarang, setiap kita posting sesuatu, maka postingan kita hanya akan terlihat oleh 10% followers kita, artinya ketika kita punya 1000 followers, maka postingan kita akan muncul hanya di 100 followers.
    Namun berbeda yang terjadi jika terjadi banyak interaksi di postingan kita seperti like, komentar, berbalas komentar, maupun save sehingga engagement rate kita naik yang membuat views nya bisa jadi naik juga menjadi 20%, 30%, 40% dan seterusnya.

  4. Berinteraksilah maksimal 1 jam (60 menit) dari interaksi yang muncul. Contoh kalau ada yang berkomentar di postingan kita, dan ingin kita balas/respon, maka balaslah komentar tersebut maksimal 1 jam setelah mereka memberikan komentar. Karena jika lebih dari 1 jam engagement akan berkurang bahkan tidak akan dihitung sebagai engagement.
  5. Fokus Instagram pada Stories

    Updatelah Instagram Stories kita lebih sering, dengan begitu Instagram tidak akan menganggap kita sebagai robot, semakin sering update stories maka semakin banyak kesempatan postingan kita dilihat followers.

  6. Hindari penggunaan hashtag yang terlalu banyak

    Jangan gunakan hashtag terlalu banyak. Pada umumnya orang mengira dengan membuat hashtag yang banyak berpeluang banyak yang melihat postingan kita karena jangkauannya luas. Sebelumnya sejak Instagram muncul boleh menggunakan hingga 30 Hashtag, tapi tidak dengan algoritma baru akan dianggap sebagai spam.
    Algoritma baru hanya optimal menggunakan hashtag dengan jumlah 5 hashtag saja dan selanjutnya jangan menggunakan hashtag yang sama untuk postingan berturut-turut.

  7. Fenomena ketik hashtag di kolom komentar

    Kita pasti pernah menjumpai sebuah postingan yang membuat hashtag di kolom komentar, tujuannya agar caption kelihatan bersih dan tidak terlalu panjang. Maka dengan algoritma baru, tindakan seperti itu sudah tidak berguna.
    Dengan meletakkan hashtag di kolom komentar perlahan tidak akan muncul lagi saat melakukan search hashtag.

  8. Edit Caption

    Kita terbiasa edit caption setelah posting ketika melihat caption yang kita buat terdapat kesalahan, untuk sekarang mulai hentikan itu dan jangan edit caption postingan kita selam 24 jam setelah posting. Mungkin ini salah satu algoritma menyebalkan bagi kita yang dilakukan oleh Instagram.
    Kita sering melakukan edit ketika ada typo atau menambahkan caption yang tertinggal/lupa, namun mulai antisipasi itu dengan mengecek kembali dengan benar sebelum postingan di share, karena kalau sudah di edit, Instagram akan menurunkan engagement postingan kita. Pastikan di review caption yang kita buat sebelum di share.

  9. Post dan merepost kembali

    Banyak dari kita yang juga posting sesuatu, lalu kita hapus dan kembali merepostnya dengan postingan yang sama, maka itu juga akan mengurangi engagement

Jadi Kesimpulannya

Dengan menerapkan algoritma baru ini, Instagram mau penggunanya adalah benar-benar manusia asli yang saling berinteraksi satu sama lain, bukan autobot yang hanya menyebarkan spam untuk jadi trending. Algoritma ini relevan dengan algoritma facebook yang baru yang ingin interaksi di news feed facebook lebih “sosial” dan “berinteraksi”.

Kita tahu selama ini Instagram paling banyak terdapat autobot, mulai dari jual komen dan like otomatis hingga jual beli followers. Mungkin kita akan merespon algoritma ini dengan positif dan negatif, tapi ini adalah langkah baik untuk mengurangi autobot pada Instagram dan membuat semua interaksi di Instagram lebih nyata dari satu pengguna ke pengguna lain.
Intinya algoritma baru ini lebih mendasarkan pada engagement yang lebih baik.

Source : https://www.thepigeonletters.com/single-post/2018/01/14/New-Instagram-Algorithm-Changes-in-January-2018

Ditulis Oleh : Roni Hidayat (Digital Marketing Specialist IDCloudHost)

 

Cara Tanpa Meninggalkan Jejak setelah Nonton Video YouTube

Cara Tanpa Meninggalkan Jejak setelah Nonton Video YouTube

YouTube dikabarkan sedang menguji coba mode “menyamar” alias Incognito, di aplikasi mobile besutannya.

Pekan ini, platform berbagi video tersebut dikabarkan telah mulai menerapkan mode Incognito untuk platform Android. Seperti pada peramban Chrome, mode Incognito di aplikasi YouTube Android berguna untuk menyamarkan identitas saat berselancar menonton video.

Aktivitas pengguna jadi tidak bisa diikuti oleh aneka tracker di YouTube. Lalu history pencarian dan tontonan video selagi berada dalam mode Incognito tak direkam oleh aplikasi YouTube. Rekomendasi video pun jadi lebih acak karena tidak ada referensi soal aktivitas pengguna.

Cara mengaktifkan mode incognito YouTube di Android itu mudah saja. Pengguna cukup mengetuk ikon avatar di pojok kanan atas, tab Home, di tampilan aplikasi YouTube. Di menu yang akan ditampilkan kemudian, ada opsi berbunyi “Turn on Incognito”, menggantikan tombol “Sign Out” yang sebelumnya ada di aplikasi YouTube versi lama. Begitu tombol Turn on Incognito ditekan, YouTube pun akan langsung mengaktifkan mode menyamar. Mode Incognito menyamarkan aktivitas pengguna di YouTube. History tontonan dan pencarian pun tidak direkam.

“Saat Anda mematikan mode Incognito atau tidak aktif, aktivitas Anda dalam sesi ini akan dihapus dan Anda akan dikembalikan ke akun yang terakhir dipakai,” bunyi pesan yang muncul saat pertama mengaktifkan mode Incognito. Di pojok kanan atas layar akan ditampilkan ikon Incognito bergambar wajah bertopi dan berkacamata, saat mode tersebut sedang dijalankan. Ada juga kolom berbunyi “You’re Incognito” di bawah layar. Untuk mematikan mode Incognito dan log-in kembali ke akun yang terakhir dipakai, tekan ikon Incognito di pojok kanan atas layar. Mode Incognito ini sekarang baru tersedia di aplikasi YouTube untuk Android. Belum jelas kapan jadwal kedatangannya di YouTube versi iOS.

Ini lho Tips Menggunakan Whatsapp Bisnis

Ini lho Tips Menggunakan Whatsapp Bisnis

Kabar baik untuk Anda pelaku bisnis yang selama ini memanfaatkan WhatsApp sebagai tempat untuk berinteraksi dengan konsumen. Karena baru-baru ini WhatsApp meluncurkan versi baru yang khusus dirancang untuk bisnis dan brand.

WhatsApp Business dan personal merupakan dua aplikasi berbeda, jadi untuk bisa menggunakan versi bisnis, Anda harus mengunduhnya terlebih dahulu dari Play Store. Sebagai perkenalan, Dailysocial hadirkan 10 tips menggunakan WhatsApp Business agar adaptasi Anda semakin cepat dan pelayanan pelanggan dapat kembali berjalan normal.

Mendaftar Akun WhatsApp Business

Seperti halnya versi personal, WhatsApp Business juga membutuhkan nomor ponsel yang aktif. Sebagai catatan, bahwa WhatsApp Business tidak bisa menggunakan nomor yang sudah pernah atau sedang digunakan di WhatsApp standar. Jadi, jika Anda ingin menggunakan nomor yang sama, Anda harus memilih salah satu, tetap berada di versi standar atau beralih menjadi versi bisnis.

  • Langkah pertama, unduh dahulu aplikasi WhatsApp Business dari Play Store.
  • Setelah terpasang, jalankan aplikasi seperti biasa dan tap Agree and Continueuntuk melanjutkan ke tahapan berikutnya. Saat muncul jendela popup, tap Continue dan tap Allowbeberapa kali.

Screenshot_2018-01-22-08-23-02-469_com.whatsapp.w4b

  • Berikutnya, masukkan nomor ponsel yang ingin digunakan.
  • Biasanya, sistem akan secara otomatis mengenali kode verifikasi yang dikirimkan melalui pesan singkat. Tetapi jika tetap diminta, silahkan buka pesan SMS yang dikirim, kemudian ketikkan kode verifikasi yang terdapat di dalam pesan tersebut.

Screenshot_2018-01-22-08-23-37-423_com.whatsapp.w4b

  • Tahap selanjutnya, isi nama bisnis Anda, pastikan terisi dengan benar karena nama ini tidak akan bisa diubah di kemudian hari. Dan selesai, akun WhatsApp Business Anda sudah berhasil dibuat, Anda sudah bisa langsung menggunakannya untuk berinteraksi dengan konsumen.

Screenshot_2018-01-22-08-24-41-903_com.whatsapp.w4b

 

Mengubah Profil Bisnis

Profil bisnis, seperti alamat, kategori bisnis, jam buka dan alamat web bisa diubah dan ditambahkan dengan mengakses menu Settings – Business Settings.

Screenshot_2018-01-22-08-30-47-505_com.whatsapp.w4b

  • Seperti yang disinggung barusan, di pengaturan tersebut Anda bisa melengkapi data perusahaan seperti lokasi kantor atau toko, kategori, foto, deskripsi dan juga situs web. Jika semua data sudah terisi dengan benar, tap tombol Save di kanan atas untuk menyimpan perubahan.

Screenshot_2018-01-22-11-48-56-672_com.whatsapp.w4b

 

Melihat Statistik Pesan

Panel statistic telah disiapkan untuk menampung informasi ini, informasi tentang berapa banyak pesan yang Anda terima dan kirimkan kepada pelanggan. Caranya, masih di menu Settings, tapmenu Statistic.

cara menggunakan whatsapp businesss_111

 

Membuat Away Message

Away Message biasanya digunakan untuk membantu pelaku bisnis tetap terhubung ke konsumen ketika mereka tidak sedang di tempat atau layanan sedang tutup. Fitur ini akan memberikan jawaban otomatis ketika seorang pelanggan mengirimkan pesan.

  • Tap menu Settings – Business Settings – Away Message, kemudian beri tanda centang untuk mengaktifkan fitur ini, dan edit pesan default yang sudah ada, silahkan gunakan kalimat versi Anda. Setelah selesai, tap Save untuk menyimpan perubahan.

cara menggunakan whatsapp businesss_112

 

Cara Membuat Greeting Message

Greeting Message juga membantu pengelola bisnis untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan konsumen. Fitur ini akan terkirim secara otomatis ke pelanggan yang menghubungi Anda setelah 14 hari tanpa komunikasi.

  • Untuk mengaktifkan fitur ini, buka menu Settings – Business Settings – Greeting Message.

cara menggunakan whatsapp businesss

  • Posisikan tombol ke On, kemudian edit kata sambutan yang menurut Anda paling ramah dan membuat pelanggan merasa dihormati. Jangan lupa tap tombol Save untuk menyimpan perubahan.

Cara Membuat Jawaban Cepat (Quick Replies)

Berikutnya, di WhatsApp Business Anda juga bisa membuat jawaban cepat yang dipicu dengan kata kunci tertentu. Dengan cara ini, Anda dapat menghemat waktu karena tidak harus mengetik satu atau dua kalimat penuh dari awal.

  • Caranya, buka menu Settings – Business Settings – Quick Replies.
  • Defaultnya ada satu quick replies yang sudah dibuat, yaitu /thanks yang berisi ucapan terima kasih. Anda bisa menambahkan quick replies lain, kita contohkan quick replies untuk permintaan maaf. Tap ikon plus di kanan bawah, kemudian ketik pesan permintaan maaf yang paling sopan, dan juga shortcut pilihan Anda. Terakhir tap tombol Save. Selanjutnya, setiap kali Anda mengetikkan kata kunci /maaf, maka aplikasi akan secara otomatis mengirimkan pesan permintaan maaf versi penuh yang sudah Anda ketikkan sebelumnya.

cara menggunakan whatsapp businesss_114

 

Mengaktifkan Fitur Enkripsi

  • Secara default, pesan dan panggilan di WhatsApp Business terlindungi oleh prosedur enkripsi end-to-end. Namun dengan satu langkah tambahan, Anda bisa mengetahui perubahan kode dari kontak yang menghubungi Anda.

mengaktifkan fitur enkripsi di whatsapp business

 

Mengaktifkan Keamanan Dua Langkah (Two-step Verification)

  • WhatsApp Business juga menerapkan sistem keamanan dua langkah jika diinginkan. Caranya, buka menu Settings – Account – Two-step Verification.
  • Selanjutnya, tap Enable kemudian masukkan 6 digit angka acak yang nantinya digunakan sebagai PIN verifikasi. Ulangi kode yang sama saat diminta.

Screenshot_2018-01-22-12-26-43-443_com.whatsapp.w4b

  • Tap Next dan kali ini masukkan alamat email juga sebanyak dua kali, dan selesai. Tap Done,lalu akan muncul panel baru di mana Anda bisa menon-aktifkan fitur ini mengganti PIN atau email.

Screenshot_2018-01-22-12-27-37-328_com.whatsapp.w4b

 

Cara Membuat Pesan Broadcast di WhatsApp Business

Pesan broadcast merupakan salah satu media paling umum digunakan untuk menawarkan produk baru, harga promo, program paket dan lain sebagainya. Jadi, fitur ini semestinya dimaksimalkan untuk mendorong angka penjualan.

  • Untuk membuat pesan broadcast, mudah sekali. Tap tombol menu utama, New Broadcast.
  • Tandai kontak yang ingin dimasukkan ke daftar penerima pesan broadcast, kemudian tapikon centang berwarna hijau.

Screenshot_2018-01-22-12-34-48-396_com.whatsapp.w4b

  • Selesai, kumpulan kontak penerima broadcast sudah dibuat, Anda tinggal mengirimkan isi penawaran ke mereka. Seluruh kontak yang dalam posisi online, akan menerima pesan yang sama.

Cara Menghapus Akun WhatsApp Business

  • Terakhir, dengan alasan tertentu Anda juga bisa menghapus akun WhatsApp Business. Caranya hampir sama dengan akun personal, buka menu Setting – Account – Delete my Account.
  • Masukkan nomor ponsel yang Anda gunakan ketika mendaftar akun, lalu tap Delete my Account.

Screenshot_2018-01-22-08-31-14-518_com.whatsapp.w4b

Nah, demikian tadi 10 tips menggunakan WhatsApp Business yang bisa Anda coba praktikkan. Secara umum, ada banyak sekali fitur yang mirip dengan versi personal, kecuali menu Business Settings. Jadi, seharusnya yang sudah terbiasa menggunakan WhatsApp tak akan menemukan banyak kesulitan.

Di bagian terdepan, WhatsApp Business juga menampilkan tiga menu tab utama, yaitu Chat, Status dan Call. Semoga bermanfaat, selamat mencoba!